Sosok Haji Robert, Pengusaha Tambang yang Dermawan

Berita, Life Style232 views

JAKARTA – Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau yang akrab disapa Haji Robert dikenal sebagai pengusaha tambang. Namun di luar bisnisnya, kisah kedermawannya patut disimak.

Berikut ini beberapa fakta unik dari Haji Romo Nitiyudo Wachjo alias Haji Robert.

1. Portofolio Bisnis

Haji Robert merupakan pemilik Indotan Group. Pada Februari 2020 melalui PT Indotan Halmahera Bangkit, Haji Robert mengambil mayoritas saham PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) dari Newcrest Mining Ltd.

PT NHM sendiri dibentuk untuk mengelola tambang emas Gosowong yang berada di Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Setelah itu, Haji Robert sempat memborong saham di sektor batu bara, yaitu di PT Petrosea Tbk (PTRO) yang sahamnya sempat tercatat naik hingga 100% usai diakuisi olehnya.

Namun, kepemilikan sahamnya dilepas. Mulanya melalui perusahaan PT Caraka Reksa Optima, saham yang dimiliki tercatat mencapai 89,8 persen, lalu dilepas ke beberapa perusahaan hingga sahamnya berubah menjadi 39,77 persen.

Di PT NHM saat ini Haji Robert bertindak sebagai Direktur Utama. Dia ditemani anaknya, Rafael Nitiyudo sebagai Direktur Operasi. Sederet nama di jajaran Komisaris NHM yakni Ilham Akbar Habibie selaku Komisaris, serta Laks. AL (Purn) Ade Supandi dan Jend. Pol. (Purn) Drs. Sutanto selaku Komisaris Independen.

Sementara ketika PTRO masih dikuasai Haji Robert, Haji Robert menjadi presiden komisaris, didampingi Ginandjar Kartasasmita sebagai wakil presiden komisaris, lalu Djauhar Maulidi dan Jend Pol. (Purn) Sutanto sebagai komisaris.

Pria berdarah Indonesia-Australia itu pun tercatat pada akhir Februari 2023 memiliki saham di PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) sebesar 8,79%. OKAS sendiri merupakan emiten pertambangan milik Gita Wirjawan, mantan menteri perdagangan RI.

Selain itu, Haji Robert memiliki kedekatan dengan Low Tuck Kwong, salah satu orang terkaya di RI yang merupakan taipan batubara pemilik Bayan Resources (BYAN) setelah menjual satu satu asetnya.

2. Mengoptimalkan Tambang Emas Gosowong

PT NHM memiliki pengalaman mengelola potensi emas di Maluku Utara lebih dari 20 tahun. Tercatat, perusahaan ini sudah memperoleh Kontrak Karya dari Pemerintah Indonesia sejak 28 April 1997.

Pemilik saham PT NHM sendiri terbagi menjadi dua, yakni 75% dimiliki oleh PT Indotan Halmahera Bangkit (IHB), dan sisanya 25% oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Tambang emas yang dikelola PT NHM dikenal sebagai Tambang Emas Gosowong. Tambang ini sudah ditetapkan sebagai objek vital nasional di bidang energi dan sumber daya mineral berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia dan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PT NHM pun meningkatkan cadangannya menjadi 1,4 juta sumber daya sebesar 2,3 juta ounces atau senilai Rp 70-80 triliun. Setelah akuisisi oleh IHB, diperkirakan umur Tambang Emas Gosowong bisa bertahan hingga 10 tahun ke depan.

Sejak mengambil alih mayoritas kepemilikan saham NHM di tahun 2020, PT Indotan Halmahera Bangkit yang berkomitmen dalam mengelola Tambang Emas Gosowong dengan memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, berkomitmen untuk produktivitas yang tinggi, kontribusi terhadap kesejahteraan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat, khususnya di sekitar lokasi kegiatan pertambangan NHM berada.

3. Kontribusi Kemanusiaan di Masa Pandemi Covid-19

Setelah melakukan divestasi saham terhadap PT NHM, Haji Robert dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap sektor kesehatan hingga ekonomi dunia.

Di tengah tantangan tersebut, Haji Robert tidak meluputkan kewajibannya sebagai seorang manusia. Dia banyak membantu para pekerja hingga Masyarakat di Maluku Utara, khususnya di Halmahera Utara. Bantuan tersebut dimulai dari pemberian peralatan medis untuk RSU, tenaga kesehatan, serta bantuan dana bagi masyarakat yang mengalami penurunan daya beli.

Selain itu, Haji Robert dan PT NHM memberikan donasi vaksin senilai lebih dari Rp10 miliar, mesin RT-PCR, mobil PCR, ventilator, APD, tabung oksigen, sembako, vitamin C & D, serta penyewaan 20 hotel di Ternate dan Tobelo untuk fasilitas isolasi mandiri. Total dana yang disalurkan kala itu mencapai lebih dari Rp 300 Miliar Rupiah.

4. Dipuji Pahlawan Maluku Utara

Haji Robert dianggap sebagai pahlawan bagi masyarakat di Maluku Utara. Hal ini dilontarkan oleh mantan gubernur, Abdul Ghani Kasuba alias AGK.

AGK menyampaikan hal tersebut dalam sidang pemeriksaan perkara kasus dugaan suap atasnya di PN Ternate, Rabu, 3 Juli 2024.

Kala itu, Haji Robert hadir sebagai saksi. AGK menyampaikan pujian pada Haji Robert, di samping di hadapan hakim dan seluruh hadirin sidang.

“Saya patut berterima kasih kepada Haji Robert, karena beliau begitu besar memberikan perhatian bagi masyarakat Maluku Utara,” kata AGK.

“Perannya sangat penting saat membantu pemerintah saat penanganan Covid-19. Haji Robert juga banyak membangun masjid dan gereja di lingkar tambang,” ungkap AGK.

Diketahui sejak dipimpin Haji Romo, sapaan lain Robert, PT NHM semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat lingkar tambang Halmahera Utara (Halut) hingga melebar ke seluruh Provinsi Maluku Utara.

Ini menjadi wujud semangat “Menambang Dengan Hati” yang selalu digaungkan Haji Robert bersama PT NHM dalam setiap aktivitas operasional dan sosialnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *