SEMA FH Atma Jaya: Strategi Konstruktif Perbaikan RKUHAP 2025 Nasional|November 30, 2025November 26, 2025by superadmin Jakarta, 30 November 2025 – Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana
Tembok DPR Jadi Sasaran Vandalisme Saat Aksi RUU KUHAP, Aktivis: Aspirasi Harus Disampaikan Tanpa Merusak Nasional|July 22, 2025by Redaktur Eramuslim Jakarta – Aksi unjuk rasa gabungan yang dilakukan oleh Koalisi Masyarakat Sipil
Polemik RUU KUHAP, Maqdir Ismail: Hindari Kewenangan Ganda, Penyidikan Tetap di Polri, Jaksa Fokus Penuntutan Hukum, Nasional|March 17, 2025by Redaktur Eramuslim Jakarta – Munculnya potensi tumpang tindih kewenangan dalam RUU KUHAP menjadi sorotan
Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP: Ketidakpastian Hukum dalam Bayang-Bayang Dominasi Jaksa Nasional|February 13, 2025by Redaktur Eramuslim Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi mengungkap contoh ketidakpastian hukum
Pengamat : DPR Harus Kedepankan Kehati-hatian dalam Menyusun RUU KUHAP Nasional|January 28, 2025by superadmin Semarang – Pengamat hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Muhammad Rustamaji mengingatkan
Akademisi Hukum Unsoed Kritisi Ketidaksesuaian Fungsi Lembaga Penegak Hukum di RUU KUHAP Hukum|January 27, 2025by Redaktur Eramuslim Jakarta – Koordinator Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr.
Akademisi UMSU Ingatkan Risiko Dominasi Jaksa dalam RUU KUHAP Hukum|January 26, 2025by Redaktur Eramuslim MEDAN – Penyelidikan memegang peran penting sebagai langkah awal dalam penegakan hukum.
RUU KUHAP Bisa Timbulkan Masalah pada Struktur Hukum, Akademisi Hukum UMSU Angkat Suara Hukum|January 26, 2025by Redaktur Eramuslim MEDAN – Dr Alpi Sahari, SH. M.Hum Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum
Guru Besar Hukum UB: Kewenangan Jaksa dalam RUU KUHAP Terlalu Luas Hukum|January 26, 2025by Redaktur Eramuslim MALANG – Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, SH, MH guru besar Fak
RUU KUHAP: Langkah Mundur Bagi Hukum Indonesia Hukum|January 25, 2025by Redaktur Eramuslim Jakarta – Ketua Tim Pembela Aktivis dan Ulama (TPUA) Eggi Sudjana mengkritik