Beredar Dugaan Nama Karyoto Terkait Pembocoran Dokumen ESDM, KOMPAK: Penegak Hukum Harus Usut Tuntas

Nasional541,782 views

Jakarta – Beredarnya nama mantan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, diduga memberikan tiga lembar dokumen yang dianggap pembocoran dokumen kepada Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM, Muhammad Idris Froyoto Sihite.

Temuan itu diungkapkan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, saat membeberkan fakta-fakta yang diperoleh atas pemeriksaan pendahuluan terhadap laporan yang dilayangkan mantan Direktur Penyelidikan KPK, Brigjen Endar Priantoro dan 16 pelapor lainnya.

Tumpak mengatakan, laporan itu berisi rekaman video berdurasi 5 menit, menggambarkan tim penyidik dan penyelidik dengan seorang pejabat Kementerian ESDM, pada kegiatan penggeledahan pada Senin 27 Maret 2023.

Dengan Beredarnya dugaan kabar bahwa Nama mantan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, disebut pembocoran data ESDM mendapat respon dari Fahri Salim selaku Ketua Umum Komite Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK).

”Jika memang benar dugaan kabar bahwa mantan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, disebut pembocoran data ESDM maka dari itu harus segera di proses hukum.” ujar Fahri, Rabu (21/06/23).

Ia juga meminta penegak hukum segera bertindak tegas terhadap kasus kebocoran dokumen tersebut.

“Maka dari itu kami meminta penegak hukum agar segera memproses kebenaran siapa sebenarnya yang membocorkan data ESDM tersebut.” ujarnya

“Semoga jangan ada lagi opini yang membawa nama ketua KPK Bapak Firli Bahuri sebagai pembocoran data ESDM tersebut karena dari Dewan Pengawas (DEWAS) KPK juga sudah mengeluarkan tidak ada cukup bukti pembocoran dokumen yang dilakukan Bapak Firli Bahuri.”tutupnya.